Sebagai wujud nyata komitmen dalam penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), PT Tunggal Perkasa Plantations bersama berbagai unsur pemerintah dan aparat keamanan bahu membahu memadamkan api yang melanda lahan gambut seluas ±48 hektare di Desa Penyaguan, Kecamatan Batang Gansal, Kabupaten Indragiri Hulu, Riau.
Kebakaran yang terjadi sejak akhir Juli 2025 ini ditangani secara kolaboratif oleh Tim Satgas Kesiapsiagaan Bencana yang terdiri dari BPBD Indragiri Hulu, Damkar, TNI, Polri, Manggala Agni, Satpol PP, dan Regu Pemadam Kebakaran (RPK) PT Tunggal Perkasa Plantations, serta RPK perusahaan sekitar. Tim gabungan dikerahkan secara maksimal untuk melakukan pemadaman di lapangan, yang didominasi oleh vegetasi pakisan dan sawit di atas lahan gambut.
“Topografi datar dan jenis tanah gambut menjadi tantangan tersendiri karena memungkinkan api menjalar di bawah permukaan tanah,” ungkap Ujang Rahaya, personel RPK PT Tunggal Perkasa Plantations.
Dibantu 20 lebih personel dari berbagai unsur, tim melakukan pemadaman langsung menggunakan peralatan khusus seperti mesin pompa air Kohler, selang penyalur (total 53 roll), nozzle, dan kendaraan roda dua serta roda empat. Titik api memiliki tinggi nyala 50–200 cm, dengan tipe kebakaran permukaan dan bawah yang menyulitkan proses pemadaman secara tuntas dalam waktu singkat.
Menurut laporan, hingga Sabtu (2/8), tim berhasil memadamkan sekitar 4 hektare dari lahan terdampak. Total luas yang telah berhasil dikendalikan sejauh ini mencapai 26 hektare, menyisakan 22 hektare area yang masih dalam proses penanganan.
Meski bersinergi dan bekerja keras, tim menghadapi sejumlah kendala seperti kondisi cuaca ekstrem, kecepatan angin yang berubah-ubah, serta lokasi kebakaran yang menyebar di beberapa titik terpisah. Akses menuju titik api juga terbatas, memaksa tim melangsir peralatan dan personel menggunakan sepeda motor sejauh ±2 km dari jalur utama.
“Kami terus berupaya melakukan pendinginan di titik-titik yang masih mengeluarkan asap. Keterbatasan air dan faktor cuaca menjadi tantangan, namun semangat tim tetap tinggi,” terang Ujang Rahaya.
Pendampingan dari ASN Kabupaten Indragiri Hulu juga dilakukan, termasuk Zainul Fuad, Adam Malik, dan M. Yazid, yang turun langsung ke lapangan bersama petugas pemadam. Sementara itu, masyarakat Desa Penyaguan ikut aktif dalam mendukung upaya pemadaman demi mencegah penyebaran kebakaran yang lebih luas.
Upaya pemadaman akan dilanjutkan pada hari-hari berikutnya, dengan menambah personel dan mengoptimalkan peralatan yang tersedia. Kolaborasi antara dunia usaha dan instansi pemerintah menjadi salah satu kunci dalam mengatasi ancaman karhutla di Riau, yang berdampak besar terhadap kesehatan, lingkungan, dan aktivitas sosial ekonomi masyarakat.
Langkah cepat ini sejalan dengan arahan nasional yang menekankan pentingnya sinergi multipihak dalam pengendalian karhutla secara komprehensif dan berkelanjutan. PT Tunggal Perkasa Plantations menegaskan komitmennya dalam mendukung aksi-aksi kolektif untuk menjaga kelestarian lingkungan dan keselamatan masyarakat.
Sumber: Pekanbaru Pos
Penafian
Artikel ini mungkin berisi materi berhak cipta, yang penggunaannya mungkin tidak diizinkan oleh pemilik hak cipta. Materi ini disediakan dengan tujuan untuk memberikan informasi dan pengetahuan. Materi yang terdapat dalam situs web Astra Agro didistribusikan tanpa mencari keuntungan. Jika Anda tertarik untuk menggunakan materi yang memiliki hak cipta dari materi ini dengan alasan apapun yang melampaui ‘penggunaan wajar’, Anda harus terlebih dahulu mendapatkan izin dari sumber aslinya










