PANGKALAN BUN, Kalteng.co-Komitmen PT Astra Agro Lestari Tbk (Astra Agro) melalui anak usahanya PT Gunung Sejahtera Puti Pesona (GSPP) dalam menjaga lingkungan dan mencegah kebakaran lahan meluas terus diwujudkan melalui aksi nyata di lapangan.
Perusahaan bergerak bersama pemerintah, aparat, dan masyarakat membantu penanganan kebakaran lahan di Desa Kebun Agung dan Desa Sungai Kuning, Kecamatan Pangkalan Banteng, Kabupaten Kotawaringin Barat.
Kolaborasi tersebut menjadi penting terutama saat kebakaran terjadi di sekitar lahan masyarakat (15/08). Tim Tanggap Kebakaran dan Darurat (TKTD)/Damkar PT GSPP diterjunkan ke Desa Kebun Agung dengan membawa unit pemadam dan armada pendukung suplai air.
Bersama BPBD, Polsek Pangkalan Banteng, aparat desa, Masyarakat Peduli Api (MPA), dan warga setempat, tim melakukan pemadaman hingga api dapat dikendalikan dan tidak meluas ke area lainnya.
Kepala Desa Kebun Agung, Rohiman, mengapresiasi respons cepat dan dukungan perusahaan dalam penanganan kebakaran tersebut. Menurutnya, kehadiran tim dan peralatan pemadam PT GSPP membantu mempercepat pengendalian api sekaligus mengurangi risiko kerugian yang lebih besar bagi masyarakat.
“Dukungan PT GSPP sangat berarti bagi masyarakat, khususnya warga yang kebunnya terdampak. Respons yang cepat membantu proses pemadaman sehingga api tidak semakin meluas. Kami berharap komunikasi dan kerja sama antara pemerintah desa, masyarakat, dan perusahaan dapat terus diperkuat, terutama dalam upaya pencegahan maupun penanganan kebakaran lahan,” ujar Rohiman.
Dukungan serupa juga diberikan PT GSPP dalam penanganan kebakaran lahan di Desa Sungai Kuning. Langkah tersebut merupakan bagian dari kesiapsiagaan perusahaan untuk membantu melindungi lingkungan dan masyarakat sekitar dari dampak Karhutla yang dapat mengganggu kesehatan, aktivitas ekonomi, hingga kelestarian lingkungan.
Perwakilan Manajemen PT GSPP, Azizul Husni Reza, mengatakan penanganan Karhutla membutuhkan koordinasi yang kuat karena pengendalian api tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Kesiapan personel dan peralatan, menurutnya, harus berjalan beriringan dengan komunikasi cepat antarpemangku kepentingan di lapangan.
“Kolaborasi menjadi kunci agar penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat. Kami mengapresiasi BPBD, Polsek, Koramil, pemerintah desa, MPA, masyarakat, serta seluruh tim yang terlibat. PT GSPP akan terus memperkuat kesiapsiagaan personel, sarana pemadaman, serta koordinasi dengan para pemangku kepentingan sebagai bagian dari upaya bersama mencegah api meluas,” kata Reza, Senin (24/8/2026).
Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari implementasi Pilar Lingkungan Astra, dengan menempatkan pencegahan dan penanggulangan Karhutla sebagai tanggung jawab bersama. Melalui sinergi yang terjaga antara perusahaan, pemerintah, aparat, dan masyarakat, PT GSPP berupaya hadir tidak hanya saat kebakaran terjadi, tetapi juga sebagai mitra dalam membangun kesiapsiagaan dan menjaga lingkungan Pangkalan Banteng secara berkelanjutan. (*/tur)
Sumber: Kalteng.co










