Kandangan (ANTARA) – PT Subur Agro Makmur (PT SAM), anak perusahaan Astra Group menegaskan komitmen perusahaan dalam mendukung upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), baik di area operasional perusahaan maupun di wilayah sekitar.
Komitmen tersebut ditunjukkan melalui keikutsertaan PT SAM dalam Apel Kesiapsiagaan Karhutla, yang digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Hulu Sungai Selatan (HSS), di Lapangan Lambung Mangkurat Kandangan, Rabu.
Pada kegiatan itu Komisaris Independen Astra Group Ari Dono Sukmanto hadir langsung bersama jajaran Astra Group, dan turut mendampingi Administrator PT Subur Agro Makmur Andi H.E. Jaya yang menyatakan kesiapan perusahaan mendukung langkah pencegahan dan penanggulangan Karhutla.
“Tentunya dalam menghadapi dan mengantisipasi potensi karhutla, selain peran pemerintah dan stakeholder terkait, kita perlu memberikan bimbingan dan pengetahuan kepada masyarakat agar bersama-sama mencegah karhutla,” kata Komisaris Independen Astra Group Ari Dono Sukmanto.
Menurut dia, sinergi yang telah terbangun di Kabupaten HSS dalam kesiapsiagaan bencana sejalan dengan slogan “Rakat Mufakat” yang melekat dalam sosial budaya HSS, tidak hanya menjadi semboyan atau retorika belaka namun telah diterapkan dalam kebersamaan yang terjalin.
Pihaknya pun mengapresiasi Bupati HSS, H Syafrudin Noor yang telah membawa hadir unsur forkopimpda untuk terlibat aktif dalam upaya kesiapsiagaan menghadapi bencana karhutla, menjadi penegasan komitmen semua pihak dalam mengantisipasi karhutla.
Sementara itu, Administrator PT Subur Agro Makmur Andi H.E. Jaya, mengatakan pihaknya telah melakukan beragam langkah dalam upaya kesiapsiagaan bencana karhutla, termasuk bekerja dengan masyarakat, membentuk Masyarakat Peduli Api.
“Terus kita ada menara di setiap 500 hektar di area perkebunan perusahaan, yang akan membantu pemantauan area yang ada di sekitar perusahaan mengantisipasi potensi karhutla,” ucapnya.
Namun terlepas dari itu, ia juga menekankan pentingnya untuk memberikan peringatan kepada setiap orang yang masuk keluar, atau beraktivitas di perusahaan betul-betul peduli dengan kondisi yang rawan terjadinya kebakaran.
Peran perusahaan pun tidak hanya penanganan kebakaran di dalam area perusahaan, tetapi juga membantu masyarakat yang ada di luar sekitar perusahaan, Sesuai prinsip, apabila pihaknya dapat membantu, maka pihaknya pun akan turun memberikan bantuan.
“Untuk sarana prasarana dan peralatan pemadam kebakaran yang kita miliki di perusahaan seperti armada dan personil serta lainnya, kita telah memilikinya sesuai dengan standar yang telah ditetapkan pemerintah, upaya kita dalam upaya penanganan agar maksimal,” tambahnya.
Diketahui sebelumnya, saat ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) HSS telah menetapkan Status Siaga Darurat Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan melalui Surat Keputusan Bupati HSS, Nomor 100.3.3.2/245/KUM/2026.
Status siaga darurat tersebut berlaku mulai 22 Juli hingga 23 Oktober 2026, masa berlaku dapat diperpanjang, diperpendek, atau ditingkatkan menjadi status tanggap darurat sesuai perkembangan kondisi di lapangan dan situasi cuaca.

Sumber: Antara News
Disclaimer
This article may contain copyrighted material, the use of which may not have been pre-authorized by the copyright owner. This material is made available for the purpose of giving information and knowledge. The material contained on the Astra Agro website distributed without profit. If you are interested in using copyrighted material from this material for any reason that goes beyond ‘fair use’, you must first obtain permission from the original source










