Di banyak sudut Indonesia, kemajuan sering kali diukur dari gemerlap kota-kota besar. Padahal, di balik hamparan sawah, pesisir, hingga perkampungan yang jauh dari pusat keramaian, tersimpan kekuatan besar yang menjadi fondasi masa depan bangsa: masyarakat desa.
Berangkat dari keyakinan bahwa setiap desa memiliki potensi untuk tumbuh dan berkembang, lahirlah Desa Sejahtera Astra (DSA) dan Kampung Berseri Astra (KBA). Lebih dari sekedar program pendampingan, keduanya menjadi ruang kolaborasi yang membuka jalan bagi masyarakat untuk mengenali kekuatan yang mereka miliki, mengembangkannya, dan menciptakan perubahan yang berkelanjutan.
Di sejumlah desa, perubahan itu hadir melalui pengembangan usaha berbasis potensi lokal. Produk-produk khas yang sebelumnya hanya dikenal di lingkungan sekitar kini mampu menjangkau pasar yang lebih luas, bahkan hingga mancanegara. Dari kerajinan tangan hingga hasil pertanian dan rempah-rempah, masyarakat desa diberi kesempatan untuk menunjukkan bahwa karya lokal memiliki nilai yang mampu bersaing di tingkat global.
Sementara itu, di berbagai kampung binaan, perubahan tumbuh melalui langkah-langkah sederhana yang dilakukan bersama. Warga belajar mengelola sampah, memanfaatkan ruang hijau, menjaga kebersihan lingkungan, hingga membangun kebiasaan hidup yang lebih sehat. Perlahan namun pasti, kampung-kampung tersebut bertransformasi menjadi lingkungan yang lebih bersih, nyaman, produktif, dan tangguh menghadapi tantangan masa depan.
Yang paling penting, keberhasilan DSA dan KBA tidak hanya terlihat dari angka atau capaian program. Dampak nyatanya hadir dalam bentuk kesempatan kerja baru, meningkatnya keterampilan masyarakat, tumbuhnya rasa percaya diri warga, serta semakin kuatnya semangat gotong royong dalam membangun lingkungan mereka sendiri. Hingga kini, lebih dari 1.500 desa dan kampung telah menjadi bagian dari perjalanan tersebut.
Pada akhirnya, pembangunan tidak selalu dimulai dari proyek besar. Sering kali, perubahan lahir dari langkah-langkah kecil yang dilakukan bersama, dari masyarakat yang percaya pada potensi daerahnya, dan dari kolaborasi yang tumbuh dengan semangat yang sama. Desa Sejahtera Astra dan Kampung Berseri Astra menjadi bukti bahwa ketika masyarakat diberi ruang untuk berkembang, desa bukan hanya menjadi tempat tinggal, melainkan pusat lahirnya harapan, kemandirian, dan masa depan yang lebih baik bagi Indonesia.
Apa itu Desa Sejahtera Astra (DSA)?
DSA merupakan program pemberdayaan masyarakat desa yang berfokus pada pengembangan kewirausahaan berbasis potensi dan produk unggulan lokal. Program yang diluncurkan sejak 2018 ini mendorong desa untuk mengembangkan sektor pertanian, perikanan, pariwisata, kriya, dan budaya agar mampu menciptakan nilai ekonomi yang berkelanjutan.
Apa itu Kampung Berseri Astra (KBA)?
KBA adalah program pengembangan komunitas yang mengintegrasikan empat pilar kontribusi keberlanjutan Astra dalam satu wilayah binaan. Fokusnya adalah menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, cerdas, dan produktif melalui kolaborasi bersama masyarakat setempat.
Jejak Dampak DSA dan KBA di Indonesia
Pada 2024, Astra telah membina total 1.515 desa dan kampung melalui program DSA dan KBA. Dari jumlah tersebut, 145 lokasi telah menjadi bagian dari Program Kampung Iklim (PROKLIM) yang mendukung adaptasi dan mitigasi perubahan iklim. Selain itu, sepanjang 2024 terdapat penambahan 84 DSA baru dan 35 KBA baru.

Sebaran Desa Sejahtera Astra di Indonesia
Program DSA telah menjangkau berbagai wilayah Indonesia dengan distribusi terbesar berada di Pulau Jawa. Sebaran desa binaan DSA meliputi 751 desa di Jawa, 223 di Sumatra, 179 di Kalimantan, 168 di Bali dan Nusa Tenggara, 119 di Sulawesi, 72 di Maluku, dan 21 di Papua.











