TRIBUNPALU.COM – PT CIPTA AGRO NUSANTARA (PT CAN) bergerak cepat membantu penanganan kebakaran lahan perkebunan masyarakat di Desa Ronta, Kabupaten Morowali Utara.
Kebakaran terjadi di lahan milik masyarakat yang berada sekitar 100–140 meter dari area HGU PT CAN.
Kebakaran menghanguskan sekitar 0,25 hektare lahan perkebunan milik warga bernama Date. Berdasarkan informasi di lapangan, kebakaran diduga berkaitan dengan aktivitas pembukaan lahan dengan cara membakar.
Dalam penanganan tersebut, PT CAN mengerahkan satu unit mobil pemadam kebakaran untuk melakukan pemadaman sekaligus pendinginan guna memastikan tidak terdapat bara atau titik api yang berpotensi kembali menyala.
Sebanyak lima orang staf PT CAN, tujuh personel Tim Kesiapsiagaan dan Tanggap Darurat (TKTD), serta tiga personel Tim Patroli Api turut diterjunkan.
Penanganan juga melibatkan tiga orang masyarakat setempat.
Selain satu unit mobil pemadam kebakaran, tim menggunakan tiga unit knapsack untuk mendukung proses pemadaman dan pendinginan di lokasi.
Manajemen PT CAN, Dannyan Taba Rahim mengatakan, keterlibatan perusahaan dalam penanganan kebakaran dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi lingkungan sekitar wilayah operasional perusahaan. Tim juga memastikan proses pendinginan dilakukan setelah api berhasil dipadamkan untuk mencegah munculnya kembali titik api.
“Setelah api berhasil dipadamkan, tim melakukan pendinginan menggunakan unit damkar PT CAN untuk memastikan area yang terbakar benar-benar aman dan tidak menyisakan titik api,” ujar Dannyan.
Dannyan menambahkan, berdasarkan hasil penanganan di lapangan, api telah berhasil dipadamkan dan kondisi lokasi dinyatakan aman. Ketersediaan sumber air juga mendukung proses pemadaman hingga pendinginan selesai dilakukan.
PT CAN mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama saat melakukan aktivitas pembukaan lahan, serta menghindari penggunaan api yang dapat memicu kebakaran meluas. (*)
Sumber: palu.tribunnews.com










